Jalan Lingkar Jangan Terbengkalai Lagi
DURI (RP) - Jalan lingkar Barat Duri yang dibangun Pemkab Bengkalis lewat proyek multiyears mulai akhir tahun anggaran 2013 silam hingga kini tak kunjung tuntas. Kenyataan tersebut tentu saja menjadi keprihatinan bagi banyak pihak. Masyarakat berharap, pembangunan jalan yang telah menelan uang rakyat ratusan miliar rupiah itu bisa secepatnya dituntaskan Pemkab Bengkalis.
"Harapan kita agar jalan lingkar Barat Duri itu cepat dituntaskan Pemkab Bengkalis dibawah pimpinan Bupati Amril Mukminin SE, MM. Jalan yang sudah hampir selesai dibangun itu jangan terbengkalai lagi. Kita dan seluruh masyarakat tentu saja berharap agar paling lambat tahun anggaran 2018 nanti jalan itu sudah tuntas 100 persen. Kalau tidak juga bisa diselesaikan maka kewibawaan pemerintah akan turut dipertaruhkan," kata Zulkarnaidi baru-baru ini.
Pemuka masyarakat Mandau yang mukim tak jauh dari jalan lingkar Barat Duri dalam wilayah Kelurahan Pematang Pudu, Duri ini sangat yakin kalau Pemkab Bengkalis dibawah pimpinan Bupati Amril Mukminin serius menuntaskan itu.
"Masyarakat sudah lama menanti-nantikan jalan ini bisa segera difungsikan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di Kota Duri. Tentu Pak Bupati kita dan jajarannya tak akan mengabaikan itu," lanjutnya.
Tidak tuntasnya pengerjaan jalan lingkar Barat Duri lewat kontrak multiyears selama 18 bulan itu di zaman pemerintahan Bupati Herliyan Saleh (2010-2015) dikarenakan sejumlah hal. Antara lain karena ada pipa minyak PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) yang belum juga dibenamkan di sejumlah titik.
Kedua, karena rencana jalur jalan lingkar Barat Duri itu dibuat melintasi hutan lindung Talang. Untuk melewati kawasan hutan itu tentu saja harus ada izin dari pemerintah serta kesediaan PT CPI untuk melepas areal konsesinya.(sda)

Post a Comment