Agar Gajah Tak Punah di Kawasan SM Balai Raja: RSF Minta Kementerian Segera Turun Tangan
DURI (RP) - Rimba Satwa Foundation (RSF) sangat khawatir melihat nasib gajah Sumatera yang kini hidup terlunta-lunta di kawasan Kecamatan Mandau dan Pinggir. Saat ini satwa bertubuh tambun itu tengah berada di ambang kepunahan. Habitatnya terus menciut. Konflik dengan manusia pun terus berlanjut. Akibatnya, populasi hewan dilindungi itu terus menurun. Kalau tidak ada langkah betul-betul serius dari pemerintah, kepunahan gajah itu bakal semakin cepat.
"Agar kekhawatiran ini tidak menjadi kenyataan, kami dari Rimba Satwa Foundation minta kepada BBKSDA dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI untuk sesegera mungkin turun tangan. Selain manusia, gajah harus mendapat kesempatan hidup yang layak dalam kawasan hutan SM Balai Raja yang kini sudah berubah menjadi perkebunan sawit," kata Ketua RSF, Zulhusni Syukri pada Riau Pos di Duri, Jumat (30/6/2017) kemarin.
Diakui Husni, saat ini kawasan SM Balai Raja seluas 18.000 hektare sudah dicaplok dan dihuni oleh manusia. Tegakan hutan yang merupakan habitat asli gajah di daerah ini sudah lama punah-ranah lalu dijadikan perkebunan sawit. Sementara hutan tempat hidup gajah tinggal secuil kecil saja. Meski sudah sedemikian parah kondisinya, hingga kini seakan tidak ada langkah serius dan tegas dari pemerintah.
"Menurut kami, kalau pemerintah mau dan sebetulnya harus mau, masih ada solusi untuk membuat keseimbangan di kawasan hutan SM itu. Manusia rasanya tidak mungkin lagi diusir keluar dari kawasan itu. Beri mereka kesempatan hidup. Namun gajah pun harus diberi kesempatan yang sama. Untuk itu perlu dibuat keseimbangan di kawasan itu. Caranya, tanaman sawit itu harus diganti dengan karet. Dengan begitu, manuisia bisa hidup dan gajah pun bakal mendapat habitat baru berupa hutan karet," usul Husni.
Diakui Husni, usulan ini memang belum pernah disampaikan secara resmi kepada pihak terkait, dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. Namun dia berharap agar jajaran terkait tidak lagi membiarkan kawasan hutan SM Balai Raja dalam status yang tak jelas. "Kalau kondisi seperti saat ini dibiurkan berlarut-larut tanpa ada solusi konkrit dari pemerintah, kami yakin gajah bakal segera punah. Kalau gajah punah, maka tidak ada lagi satwa penjaga ekosistem hutan hujan tropis. Itu kerugian besar buat negera ini," pungkasnya.(sda)
Post a Comment